91 kisah
Bacalah dongeng Jepang karya Yei Theodora Ozaki, dan dari koleksi Grace James dan Matilda Chaplin Ayrton. Lompat ke daftar lengkap cerita Jepang.
Tentang: Cerita rakyat Jepang tetap menjadi topik yang menarik bagi orang-orang di seluruh dunia. Banyak cerita yang berasal dari Jepang telah menginspirasi film horor, novel grafis, anime, manga, dan buku, seringkali karena karakter-karakter dalam cerita tersebut meninggalkan kesan yang mendalam. Ketertarikan pada budaya Jepang dan antusiasme untuk berbagi tradisi mereka dengan negara lain mendorong penerbitan beberapa buku di awal abad ke-20, termasuk Willow Hijau dan Dongeng Jepang Lainnya oleh Grace James dan Kehidupan Anak-Anak di Jepang karya Matilda Chaplin Ayrton. Keduanya ditulis oleh perempuan yang bukan penduduk asli Jepang, tetapi datang ke negara tersebut dan jatuh cinta pada budayanya. William Elliot Griffis menulis Japanese Fairy World, kumpulan dongeng dan cerita rakyat yang tiba di Jepang pada tahun 1870 dan mencapai bahasa Inggris; buku tersebut juga diterbitkan sebagai The Fire-fly's Lovers and Other Fairy Tales of Old Japan. Namun, budaya ini bukannya tanpa penulisnya sendiri, karena penulis Yei Theodora Ozaki, merupakan keturunan Jepang. Ia menerjemahkan teks-teks Jepang, dan menambahkan unsur-unsur daerah setempat untuk menghidupkan cerita-cerita tersebut bagi para pembaca.
Banyak cerita rakyat dan dongeng Jepang dipengaruhi dan terinspirasi oleh kepercayaan agama mereka, Shinto dan Buddha; namun, kanon cerita rakyat Jepang juga mengambil beberapa pengaruhnya dari sastra negara lain, seperti kisah-kisah India kuno. Karakteristik cerita rakyat beragam, tetapi seperti Saudara-saudara Grimm dan kisah-kisah pendongeng terkenal lainnya, cerita rakyat dari Jepang menampilkan tema-tema seperti kebaikan, sihir, dan keserakahan. Cerita rakyat Jepang juga mencakup kisah-kisah supernatural yang menampilkan makhluk, roh, dan monster, yang banyak di antaranya memiliki karakteristik alam.
Mirip dengan cerita rakyat Jerman ke PrancisDongeng rakyat Jepang berawal dari tradisi lisan dan akhirnya ditulis untuk generasi mendatang. Kronik tertua yang diketahui dari Jepang adalah Kojiki. Banyak cerita yang berasal dari kumpulan mitos ini, yang diterbitkan sekitar tahun 711 M. Salah satu bentuk penceritaan mitos dan cerita rakyat yang populer di Jepang dikenal sebagai Kamishibai, atau "drama kertas". Kamishibai menjadi sangat populer pada tahun 1920-an hingga 1950-an, meskipun sudah ada jauh sebelumnya. Format penceritaan ini menggunakan gulungan gambar atau papan bergambar untuk menyampaikan pelajaran moral di hadapan penduduk desa setempat; seringkali pendongeng akan kembali untuk menceritakan kembali bagian cerita tersebut.
Dengarkan dongeng dan cerita rakyat Jepang ditambah ratusan buku audio dongeng lainnya di Fairytalez Aplikasi Buku Audio untuk Apple ke Android perangkat.