Bahasa Indonesia: Beberapa cinta terlarang, bukan dalam cinta terlarang ala Romeo dan Juliet, melainkan cinta murni yang dianggap salah. Sulit membayangkan bahwa cinta bisa dianggap salah, tetapi dalam kasus ini memang salah. Dahulu kala ada seorang putri cantik dengan ibu dan ayah yang luar biasa; namanya Priscilla. Suatu hari ketika Putri Priscilla masih sangat muda, ibundanya yang tersayang meninggal. Sang Raja patah hati, tetapi menyadari bahwa kerajaan membutuhkan seorang Ratu. Ia menikah lagi dengan seorang Putri muda dari kerajaan tetangga, yang tidak jauh lebih tua dari putrinya sendiri, yang sekarang berusia enam belas tahun. Nama Ratu yang baru adalah Regina, dan ia sangat cantik, tetapi tidak secantik sang putri. Satu-satunya barang yang dibawa oleh Ratu muda itu adalah belati hitam ramping dengan batu rubi tertanam di dalamnya. Tak lama setelah Regina dibawa ke istana, ia bertemu sang putri, dan terpesona oleh kecantikannya, dan Priscilla juga. Ratu muda itu menghabiskan banyak waktu bersama Priscilla setelah pertemuan pertama mereka. Mereka berkirim surat bolak-balik satu sama lain, mengakui cinta rahasia mereka satu sama lain, karena Raja tidak akan pernah tahu.
Suatu hari di akhir musim semi, Priscilla sedang menulis surat untuk Regina dengan kedok tugas sekolah. Ayahnya, sang Raja, datang, sudah mencurigai Priscilla akan sesuatu, entah apa. "Apa yang sedang kau kerjakan, Priscilla?" tanya Raja hati-hati sambil bersandar di bahunya. Priscilla mencoba menyembunyikan surat itu di bawah mejanya, sambil berkata, "Oh, hanya esai tentang berbagai jenis buah beri beracun." Raja menyadari kebohongan Priscilla dan merampas surat itu dari bawah mejanya. Murka dengan apa yang dibacanya, ia pun mengamuk dan menuntut agar Priscilla diusir dari istana. "Tak seorang pun di kerajaanku akan menderita penyakit ini!" teriaknya. Regina berhasil masuk sebelum para penjaga memaksa Priscilla keluar, dan memberi tahu Raja bahwa ia bisa mengatasi masalahnya. "Aku tahu cara mengobatinya. Adikku mengalami masalah ini, kami mengirimnya ke tempat khusus di hutan. Dia akan baik-baik saja!" Raja, yang tidak ingin kehilangan putrinya selamanya, menerima jawaban ini. Regina diam-diam mengatur agar Priscilla dirawat di hutan oleh sahabat-sahabatnya. Maka, Priscilla pun diusir dari kastil.
Seiring berlalunya waktu, Regina akan mengunjunginya untuk melaporkan kepada Raja tentang kemajuan yang telah dicapainya. Ia akan membawa hadiah berupa renda, sisir, dan permen yang tidak dapat ia temukan di hutan. Priscilla diperlakukan dengan baik oleh teman-teman kekasihnya, dan mereka pun saling menyukai. Kabar tentang Priscilla mulai menyebar ke kerajaan lain, dan seorang pangeran mendengar tentang gadis cantik di hutan tersebut. Dengan asumsi ia akan dapat "menyembuhkan" penyakit Priscilla, ia pun melakukan perjalanan untuk menemukannya. Suatu hari, ketika Regina berkunjung, ia membawakan apel dari Raja, sebagai tanda niat baiknya. Priscilla menggigit apel itu dan jatuh pingsan seolah-olah mati. Regina pergi ke sisinya, tetapi sebelum ia dapat memastikan apakah Priscilla masih hidup, sang pangeran tiba. Karena tidak ingin terlihat, Regina berlari kembali kepada Raja. Regina berduka atas Priscilla, dan tak dapat dihibur. Ia menatap belati yang dibawanya dari rumah, dan memutuskan bahwa inilah saatnya untuk menggunakannya. Dia mengambil belati itu dan menusukkannya ke jantungnya.
Tepat saat Regina bunuh diri, Pangeran berhasil melepaskan potongan apel dari tenggorokan Priscilla, seolah menghidupkannya kembali. Priscilla tersadar dan bertanya tentang Regina, tetapi Pangeran tidak dapat memberi tahu apa yang terjadi padanya. Pangeran tahu asal usul Priscilla, jadi ia membawanya kembali ke istana untuk meminangnya. Raja tentu saja setuju, dengan asumsi bahwa Priscilla telah disembuhkan, terutama mengingat Regina telah meninggal. Keesokan harinya, Pangeran membawa Priscilla ke kerajaannya untuk dinikahkan, tetapi tragisnya, ia meninggal dalam perjalanan ke sana karena sebab yang misterius. Raja, yang tidak menyadari kejadian ini, sedang menulis cerita untuk mengenang masa pemerintahannya, tentang seorang ibu tiri yang jahat yang mengusir putrinya sendiri. Priscilla kembali ke istana, tanpa sepengetahuan raja, dan menyelinap ke dapur untuk memanfaatkan pengetahuannya tentang buah beri. Dalam seminggu, tiga bangsawan meninggal, satu di tangannya sendiri, dan dua lainnya, kita mungkin tidak akan pernah tahu kebenaran di balik kematian mereka. Sedangkan Priscilla, ia memerintah Kerajaan dengan tangan besi yang teguh, tidak pernah menikah, tetapi ia memiliki banyak teman. Konon, cinta terlarang adalah cinta yang tak pernah pergi, yang tetap ada bahkan ketika tak seorang pun menginginkannya.